Categories
Profil Kandidat DN

Dwi Retnastuti, ST

Profil Singkat

Visi dan Misi WALHI

Visi
Terwujudnya suatu tatanan sosial, ekonomi dan politik yang adil dan demokratis yang dapat menjamin hak-hak rakyat atas sumber-sumber kehidupan dan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan.

Misi
• Mengembangkan potensi kekuatan dan ketahanan rakyat
• Mengembalikan mandat negara untuk menegakan dan melindungi        kedaulatan rakyat
• Mendekonstruksikan tatanan ekonomi kapitalistik global yang              menindas dan eksploitatif menuju ke arah ekonomi kerakyatan
• Membangun alternatif tata ekonomi dunia baru
• Mendesakan kebijakan pengelolaan sumber sumber kehidupan rakyat    yang adil dan berkelanjutan

Dalam misi ini akan coba kita uraikan satu per satu dari misi tersebut.
Mengembangkan potensi kekuatan dan ketahanan rakyat. Dalam misi yang pertama ini kita sudah mempunyai banyak kekuatan yang ada dalam WALHI diantaranya adalah:
1. Mempunyai daerah dampingan di hampir setiap daerah
2. Di beberapa wilayah WALHI mempunyai izin untuk perhutanan            sosial
3. Memiliki jaringan lembaga yang cukup banyak, baik dalam negeri          maupun luar negeri (Akademisi, LSM, Pemerintah, Komunitas)
4. Memiliki sumber daya manusia (Skill dan Soft Skill)

Mengembalikan mandat negara untuk menegakkan dan melindungi kedaulatan rakyat. Pada misi yang kedua ini pun kita harus berani memperjuangkan kembalinya mandat dan melindungi rakyat dari kerusakan lingkungan yang saat ini sudah memasuki fase kerusakan yang cukup parah dan yang pastinya kita juga mempunyai banyak kekuatan diantaranya adalah:
1. Memiliki akses dalam membuat kebijakan baik di Legislatif,                    Eksekutif maupun Yudikatif
2. Mampu membuat policy brief dan position paper
3. Mampu membuat media kampanye yang cukup bagus sehingga bisa      menggugah rasa masyarakat
4. Memiliki jaringan yang cukup luas dengan media

Mendekonstruksikan tatanan ekonomi kapitalistik global yang menindas dan eksploitatif menuju kearah ekonomi kerakyatan.
1. Mendesakkan kebijakan pengelolaan sumber sumber kehidupan            rakyat yang adil dan berkelanjutan
2. Memiliki konsep dalam pengembangan ekonomi rakyat
3. Mempunyai banyak pengalaman terutama dalam mengelola wilayah      kelola rakyat
4. Data yang dimiliki cukup banyak

Membangun alternatif tata ekonomi dunia baru. Yang pasti WALHI memiliki jaringan perdagangan antara petani, pedagang dan pembeli dan kita mempunyai jaringan internasional, bahkan kita pun mempunyai data petani ekonomi sosial dan mempunyai jaringan bisnis lokal, sehingga diharapkan kita bisa membangun sendiri tata ekonomi dunia baru.

Mendesakkan kebijakan pengelolaan sumber-sumber kehidupan rakyat yang adil dan berkelanjutan. WALHI sudah mempunyai kemampuan dalam melakukan advokasi kebijakan, sehingga kedepannya semua kebijakan tentang lingkungan hidup akan berbasis pada pengelolaan sumber sumber kehidupan rakyat yang adil dan berkelanjutan.

Untuk mencapai itu semua kita harus mempunyai strategi yang cukup kuat diantaranya:
1. Membangun kekuatan politik
2. Membangun basis data yang lengkap tentang potensi desa di seluruh      dampingan WALHI
3. Mengkonsolidasikan kepada akademisi untuk mencapai hal tersebut

Dan harapan kita dengan visi misi WALHI ini maka:
1. Nilai dan prinsip WALHI akan terinternalisasikan kepada seluruh          masyarakat
2. Gerakan lingkungan hidup menjadi gerakan massa
3. Penyelamatan lingkungan hidup menjadi bagian dari gaya hidup kita      semua
4. Strategi pemasaran dibuat lebih menarik dan kreatif dan yang                pastinya ramah lingkungan guna menambah nilai dari suatu produk

 

Categories
Profil Kandidat DN

Ismet Soelaiman

Profil Singkat
Lelaki kelahiran Sorong, Papua Barat ini punya hobi mangael (memancing ikan) dan fotografi. Hobi ini membawanya menjadi fotografer di salah satu surat kabar harian di Manado saat masih menjadi mahasiswa. Terlibat dalam advokasi lingkungan hidup dan juga aktif sebagai mahasiswa pecinta alam sejak menempuh kuliah S1 di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat Manado.
Turut mendirikan lembaga yang fokus pada isu-isu lingkungan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara, bung Ite–panggilan akrabnya– terlibat aktif dalam advokasi kasus-kasus lingkungan diantaranya kasus Buyat dan kasus Nelayan Arakan di Sulawesi Utara dan kasus NHM, WBN dan Korindo di Maluku Utara.
Terpilih menjadi Direktur Eksekutif Walhi Maluku Utara selama 2 periode yaitu tahun 2010-2014 dan tahun 2014-2018. Saat ini bung Ismet beraktifitas sebagai Badan Pendiri Perkumpulan Pakativa, lembaga yang bekerja untuk isu lingkungan, literasi dan Ekonomi Kerakyatan.

Kontak Person
Jln. Belakang RSUD Chasan Boesoeri RT/RW 002/01, Kel. Tanah Tinggi Barat, Kota Ternate, Maluku Utara
085240329345

Pendidikan
1984-1990 SD Annur/YAPIS Kampung Baru Sorong
1990-1993 SMP Negeri 1 Sorong
1993-1996 SMA Negeri 5 Sorong

Pengalaman Kerja/Organisasi
1. Aktif dalam kelompok studi ilalang (Khusus kajian Literasi dan                  Demokrasi) (1996)
2. Sekretaris Umum MPA Zooxanthellae FPIK Unsrat (1999-2000)
3. Koordinator Front Perjuangan Rakyat Buyat Ratatotok (aliansi              bersama Rakyat Buyat Ratatotok dengan NGO lokal dan nasional dalam          advokasi PT. NEWMONT Minahasa Raya)
4. Manager POR WALHI SULUT (2004-2006)
5. Deputi WALHI Sulawesi Utara (2006-2007)
6. Badan pendiri Perkumpulan Sahabat Alam Maluku Utara (2006)
7. Direktur Eksekutif Daerah WALHI Maluku Utara (2010-2014)
8. Direktur Eksekutif Daerah WALHI Maluku Utara (2014-2018)
9. Dewan Pendiri Perkumpulan PAKATIVA Maluku Utara (2018 s/d)

Pelatihan/Training
1. Kader Konservasi BKSDA Tingkat I dan II Tahun 1999
2. Pendidikan Kader WALHI I Tahun 2004
3. Kader Konservasi WALHI Tingkat Pecinta Alam
4. Training of Trainer Pemantauan Terumbu Karang (Reff Check)

Pengalaman Advokasi/Kampanye dan Investigasi
1. Kasus Nelayan Arakan (Revisi Zonasi Peyangga Taman Nasional          Bunaken Provinsi Sulawesi Utara, Tahun 2001.
2. Advokasi Kasus PT. Newmont Minahasa Raya di Teluk Buyat                Ratatotok, Tahun 2003.
3. Kasus PT. Weda Bay Nickel di Halmahera Tengah, Provinsi Maluku      Utara Tahun 2010.
4. Kasus PT. Nusa Halmahera Mineral di Halmahera Utara, Provinsi          Maluku Utara Tahun 2010.
5. Kasus Perkebunan Sawit PT. Gelora Mandiri Membangun anak            Perusahaan PT. Korindo Group di Gane, Halmahera Selatan                  Provinsi Maluku Utara Tahun 2010

Categories
Profil Kandidat DN

Raynaldo G. Sembiring

Bekerja di Balik Layar Pembaharuan Hukum Lingkungan di Indonesia
– Raynaldo G. Sembiring

Raynaldo Gracia Sembiring, yang akrab dipanggil Dodo, bergabung dengan Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) segera setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 2012. Ketika itu, hukum lingkungan belum menjadi program kekhususan di Universitas Indonesia. Dengan kata lain, belum populer. Ketika mayoritas rekan-rekan sesama lulusan FHUI berebut untuk bekerja di kantor pengacara deretan Sudirman-Kuningan, Ia memilih untuk menjadi peneliti hukum lingkungan. Sejak tahun 2015 Dodo dipercaya sebagai Deputi Direktur ICEL.

Ketertarikannya pada hukum lingkungan berawal dari kegelisahannya atas orientasi banyak fakultas hukum yang mengarahkan mahasiswanya berkecimpung di dunia komersial (privat) dibandingkan pada sektor-sektor publik. Selain itu, kasus lingkungan seperti Lumpur Lapindo, yang secara hukum selalu memberikan peluang bagi korporasi untuk lepas turut meyakinkannya bergabung dengan ICEL.

Selama di ICEL, Dodo mendalami Hukum Lingkungan Umum, Hukum Konservasi Keanekaragaman Hayati, Hukum Administrasi Lingkungan dan Anti-Strategis Lawsuit Against Public Participation. Dodo banyak menjadi perancang peraturan-peraturan pelaksana Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan beberapa peraturan di bidang keanekarahaman hayati. Ia juga aktif dalam beberapa penelitian yang salah satunya menghasilkan Anotasi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009. Beberapa hasil pemikirannya bersama rekan-rekan ICEL yang lain sering menjadi bahan bagi pembaharuan hukum lingkungan.

Dodo kemudian melanjutkan studi pasca sarjananya pada Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara dan menaruh minat pada cabang Filsafat Lingkungan. Karenanya Ia juga mulai menulis beberapa topik terkait etika lingkungan. Dodo juga memegang Kartu Advokat Peradi dan fokus pada kasus-kasus publik, khususnya kasus lingkungan hidup.

Jejaring Dodo tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional dan daerah. Ia aktif menjadi penghubung ICEL dengan beberapa jejaring dan lembaga yang bergerak di bidang hukum internasional di dunia seperti Environmental Law Alliance Worldwide (ELAW), Environmental Legal Institute (ELI), Earthjustice dan beberapa Lembaga penelitian seperti Van Vollenhoven Institute (VVI). Jejaring ini banyak membantu gerakan lingkungan dalam advokasi di Indonesia. Beberapa kali Ia juga diundang menjadi pembicara dalam forum-forum jejaring internasional.

Di Nasional, Dodo terlibat dalam beberapa koalisi seperti Bersihkan Indonesia, Aliansi Zero Waste Indonesia, dsb. Dodo juga aktif dalam melakukan pendampingan pendidikan hukum bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Barito Timur sejak tahun 2015. Ia ingin memastikan masyarakat semakin kuat dan percaya bahwa keberhasilan mereka adalah keberhasilan kolektif gerakan akar rumput.

Sejak tahun 2018, Ia bertanggungjawab sebagai Dewan Daerah Walhi DKI Jakarta. Ia membantu pelaksanaan kerja organisasi yang dijalankan oleh Eksekutif Daerah dan melakukan pembenahan terhadap lembaga anggota sesuai dengan mandat statuta.  Dalam bidang akademik, Dodo juga terlibat sebagai pengajar hukum lingkungan pada Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera.

Pendekatan strategi advokasi yang dilakukan oleh Dodo banyak dilakukan dalam ruang-ruang sunyi. Intinya kerja-kerja dari balik layar dengan tetap berkoordinasi dengan jaringan merupakan strategi yang dipilih karena Ia yakin pembaharuan harus dilakukan baik dari luar maupun dari dalam secara paralel. Dodo aktif menulus pada beberapa jurnal seperti Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia dan Jurnal Bina Hukum Lingkungan serta juga menulis pada beberapa media. Beberapa hasil peneltiannya dipublikasikan oleh ICEL. Kini, atas dukungan rekan-rekan Walhi dan kelompok masyarakat sipil lainnya, Dodo mengikuti kontestasi sebagai Calon Dewan Nasional Walhi 2020-2024.

Categories
Profil Kandidat DN

Dwi Sudarsono

Identitas Personal
Nama                          : Dwi Sudarsono, SH
Alamat rumah             : Jl. Sunan Muria I No. 12 A, Bumi Kodya Asri,                                       Kelurahan Jempong Baru, Mataram Nusa                                               Tenggara Barat
Telepon                       : 081246374061/08175750108
Email                          : [email protected]
Pekerjaan                    : Advokat/Pekerja Sosial
Tempat/Tgl. Lahir      : Lombok Tengah, 27 Maret 1968

Riwayat Pendidikan
1. SD               : Lulus Sekolah Dasar Negeri 1 Desa Tiron Madiun                                 Tahun 1982
2. SMP            : Lulus SMP Negeri 3 Madiun Tahun 1985
3. SLTA           : Lulus SMA Negeri 3 Madiun Tahun 1988
4. S1                : a. Sarjana Pendidikan pada FKIP Jurusan Bahasa                                       Inggris Universitas Mataram Tahun 1995
                         b. Sarjana Hukum pada Fakultas Hukum Universitas                                Mataram tahun 2004

Riwayat Pelatihan
1. Pelatihan “Analisa Gender” tahun 1995 di Mataram diselenggarakan     Yayasan Panca Karsa Mataram
2. Pelatihan “Participatory Rural Appraisal (PRA)” tahun 1996 di             Mataram diselenggarakan LP3ES NTB
3. Pelatihan “Jurnalistik lingkungan” tahun 1996 di Bali                             diselenggarakan Yayasan Kehati & Bali Post
4. Pelatihan “Tehnik Penyusunan Proposal dan Pembuatan logical              framework” tahun 1997 di Mataram diselenggarakan Yayasan Kehati
5. Pelatihan “Resolusi Konflik” tahun 1999 di Kupang diselenggarakan     Yayasan Alfa Omega Kupang dan OTI USAID Swift Surabaya.
6. Pelatihan “Training of Trainer for Advocacy” tahun 2000 di                 Yogjakarta diselenggarakan IRRI Pact Jakarta
7. Pelatihan “Training of Trainer for Facilitator & Tehnik Penyusunan       Modul Pelatihan” tahun 2000 di Yogjakarta diselenggarakan Pact           Jakarta
8. Pelatihan “NGO Program Management Organizational                         Sustainability” tahun 2001 di Bali diselenggarakan IRRI Pact Jakarta.
9. Pelatihan “Hukum Lingkungan” tahun 2001 di Mataram                       diselenggrakan ICEL Jakarta & Mahkamah Agung
10. Pelatihan “NGO Program Management & Organizational                     Sustainability” tahun 2001 diselenggarakan Pact Jakarta
11. Pelatihan “Kemandirian Keuangan Organisasi Masyarakat Sipil”           tahun 2001 di Bali diselenggarakan Bina Swadaya Jakarta
12. Pelatihan “Technology of Participation (TOP)” tahun 2001 di               Jakarta diselenggarakan The Asia Foundation
13. Pelatihan “Advance Training of Trainer for Facilitator” tahun 2002       di Jakarta diselenggarakan Pact Jakarta
14. Pelatihan “Legislative drafting” tahun 2004 di Mataram                         diselenggarakan SOMASI dan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan         Indonesia Jakarta.
15. Pelatihan “Analisa Kemiskinan Partisipatif” tahun 2005 di                     Mataram diselenggarakan MFP DFID Jakarta.
16. Pelatihan “Participatory Organizational and Project Management”       di Pilipina diselenggarakan Searsolin, Xavier Univercity of                     Philippine Tahun 2007.
17. Pelatihan Penyusunan Carbon Market Design di Bogor                         diselenggarakan LATIN, 2011.
18. Uji kompetensi bersertifikat, “Pendamping Pembentukan Kesatuan       Pengelola Hutan (KPH) dan “Pendamping Pelaksanaan Kegiatan           Aspek Sosial Kehutanan ada managemen Kesatuan Pengelolaan             Hutan (KPH)”, diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikat Profesi           Kehutanan Indonesia, 2015.
19. Lokalatih Penyusunan Proposal Dana Hibah Pengelolaan Sumber         daya Alam Berbasis Masyarakat, diselenggarakan MCAI, 2015.

Riwayat Organisasi
1. Pengurus Koslata tahun 1992 sampai sekarang.
2. Pendiri dan Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa Wahana Mahasiswa           Pengabdi Masyarakat (WMPM) Universitas Mataram tahun 1993
3. Anggota Forum Komunikasi Mahaisa Mataram 1993-1995.
4. Pengurus Senat Mahasiswa Universitas Mataram tahun 1993 dan           1994.
5. Sekjen WALHI Nusa Tenggara Barat tahun 1993-1995.
6. Koordinator Kelompok Kerja Gender Jaringan Timur (KKGJ)              periode 1995-1997
7. Koordinator Konsorsium Pembaruan Agraria wilayah NTB tahun       1995-1997.
8. Pengurus Komite Pemantau Pemilu (KIPP) Daerah NTB tahun           1999.
9. Pendiri Le-Sa Demarkasi tahun 1999.
10. Anggota Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat sampai saat           ini.
11. Pengurus Satuan Tugas Pengurangan Gas Emisi Rumah Kaca                NTB 2013.
12. Dewan Pengawas Koperasi Rumpun Hijau, 2013-2016
13. Dewan Pertimbangan Lembaga Study Bantuan Hukum, Mataram,          2014-2016.
14. Dewan Pengawas Koslata tahun 2010 hingga sekarang.
15. Pengurus Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial NTB

Riwayat Pekerjaan
1. Koodinator program “Advokasi Hak Masyarakat Adat Senaru                Lombok dan Sambori Bima” kerjasama Koslata dan INPI Pact              Jakarta tahun 1997 – 2000.
2. Koordinator program “Pendidikan dan Pengorganisasian Petani            Grupuk” kerjasama Koslata Umverteilen Stiftung dan Koslata              tahun 1998-1999
3. Koordinator program “Kampanye HAM dan Tanah” kerjasama            Koslata dan OTI Usaid Swift Surabaya tahun 1999.
4. Koordinator program “Resolusi Konflik” kerjasama Koslata dan            OTI Usaid Swift Surabaya tahun 2000.
5. Koordinator program “Pengelolaan Ekowisata Pariwisata di Gili            Indah berbasis Kawasan” kerjasama Aliansi 3 Gili dan GEF/SGP        tahun 2000-2002.
6. Koordinator program “Advokasi dan Perlidungan Hak-hak TKI di        Lombok” kerjasama Koslata dan LP3ES Jakarta tahun 2003
7. Koordinator program “Pendidikan Pemilih bagi Calon TKI melalui      Dialog Kampung” kerjasama Koslata LP3ES Jakarta tahun 2004
8. Koordinator program “Serial Dialog Stakeholders dan Kampanye          Pengelolaan Hutan melalui Pola Kemitraan dan Berbasis Masyarakat      Local di Lombok Barat” kerjasama Koslata dan DFID MFP Jakarta.
9. Koordinator program “Penguatan Kelembagaan Masyarakat Adat          dalam Mengelola Hutan melalui Perda di Lombok Barat” kerjasama      Koslata dan DFID MFP tahun 2005-2007.
10. Fasilitator diskusi kampung “Advokasi Hak-hak Masyarakat Lokal          melalui Penguatan Awig-awig Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Laut        di Lombok Barat dan Lombok Timur” tahun 2004-2005 kerjasama        Jaringan Kerjasama Masyarakat Pesisir dan TIFA Jakarta.
11. Anggota tim perancang Regional Community Foundation (RCF) di        Nusa Tenggara tahun 2005.
12. Redaksi buletin GAMBAR Koslata sampai sekarang.
13. Direktur Koslata tahun 2006 – 2007.
14. Salahsatu Tim perancang Rancangan Peraturan Daerah Lombok           Barat tentang Jasa Lingkungan pada 2006 yang difasilitasi WWF             Program Nusa Tenggara.
15. Salah satu tim penyusun panduan ”Participatory Poverty and                 Monitoring Assessment” tahun 2010 yang diprakarsai oleh                     Partnership for Governance Program (Kemitraan) Jakarta.
16. Salah satu penyusun draf RAD Adaptasi dan Mitigasi Perubahan            Iklim di NTB tahun 2012
17. Salah satu penyusun RAD Pengurangan Gas Emisi Rumah Kaca di        NTB. NTB tahun 2012-2013.
18. Anggota Penyusun Peraturan Daerah Tentang Pengelolaan Daerah        Aliran Sungai Terpadu di Nusa Tenggara Barat, 2015.
19. Direktur SAMANTA sejak tahun 2007 sampai sekarang.
20. Menjadi Advokat sejak 2009 sampai sekarang.

Pengalaman Advokasi Terkait Lingkungan Hidup
1. Sejak 1991 melakukan advokasi kasus-kasus penggusuran tanah di          beberapa tempat, seperti Gili Trawangan, kawasan pariwisata Kuta        di Lombok, lahan bandara Lombok, dan lain-lain.
2. Kampanye Pengelolaan Ekowisata Pariwisata di Gili Indah berbasis      Kawasan di Lombok Utara tahun 2002.
3. Advokasi & legal drafting Perda Pengakuan dan Perlindungan                Masyarakat Adat di Lombok Barat tahun 2004.
4. Sejak 2007 memfasilitasi hak akses masyarakat sekitar hutan dalam        pengelolaan perhutanan sosial di Nusa Tenggara hingga sekarang.
5. Koordinator advokasi kasus penembakan dalam masalah                        pertambangan di desa Lambu, Kecamatan Sape Bima NTB tahun          2011.
6. Terlibat bersama AMAN NTB melakukan advokasi Perda                      Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat di Lombok Urata          tahun 2018.
7. Menjadi kuasa hukum dalam persidangan perkara pidana sengketa          tanah antara Balai Taman Nasional Gunung Rinjani dan masyarakat      desa Bebidas, Lombok Timur tahun 2019.
8. Menjadi kuasa hukum kasus pembakaran rumah Murdani (Eksekutif      Daerah Walhi NTB) terkait penolakan aktivitas tambang sampai            sekarang.

Karya Ilmiah/Buku
1. “Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Hutan oleh                       Masyarakat Lokal di Senaru” tahun 1996.
2. “Hak-hak Masyarakat Adat atas Sumber-sumber Agraria di Senaru”       tahun 1996.
3. “Objek Land Reform di Gili Trawangan” tahun 1996.
4. “Gerakan Organisasi Tani di Grupuk, Tanak Awu dan Gili                     Trawangan” tahun 1998.
5. Tim penulis “Dari Pelestarian hingga Pembusukan” tahun 1999.
6. Indonesia Rapid Decentralization Appraisal (IRDA) di Lombok            Barat tahun 2002-2004.
7. “Peran Advokasi LSM dalam Kasus Pertanahan Gili Trawangan”           tahun 2004.
8. Partisipatory Rural Appraisal : Respond Masyarakat dan Dampak          Kegiatan Eksplorasi PT. Newmont Nusa Tenggara di daerah lingkar      tambang Dodo-Rinti Sumbawa tahun 2005.
9. Tim penulis ‘Rinjani Terluka: Jejak Pergulatan Mengembalikan                Makna’, 2011.
10. Stock Taking Study PNPM Pedesaan di Lombok Barat, 2011.
11. Salah satu penyusun panduan Participatory Poverty Assessment            and Monitoring, 2014.
12. Penyusun Policy Brief Integrasi Pengelolaan Hutan Berbasis                  Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan Daerah Nusa                  Tenggara Barat, 2014.
13. Buku panduan “Montoring dan Evaluasi PHBM”, 2016.

Categories
Profil Kandidat DN

Susanto Kurniawan

PERSONAL INFORMATION
Name : Susanto Kurniawan
Birth Place/Date : Sungai Salak, 16 June 1975
Complete address : Jl. Terubuk Gg. Terubuk I No. 50 Pekanbaru, Riau
Mobile Phone : +62 821 7306 6411
Email address : [email protected]

EDUCATIONAL BACKGROUND
Lulus Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau, Tahun 2001
Pasca Sarjana Ilmu Lingkungan, Universitas Riau

WORK HISTORY
1. Dinamisator Konsorsium Sedagho Siak (2017-2020)
2. Tim Riset Sosial dan Kelembagaan TORA Siak (2018)
3. Dewan Daerah WALHI Riau (2017 – sekarang)
4. Badan Pertimbangan dan Kode Etik Jikalahari (2018 – sekarang)
5. Dewan Pengawas SART (Maret 2018 – sekarang)
6. Badan Pengawas Care Tourism (September 2018 – now)
7. Badan Pengurus Perkumpulan Elang (2017 – sekarang)
8. Consultant of Winrock International (Desember 2017 – sekarang)
9. Direktur Perkumpulan Elang (2014 – Feb 2017)
10. Koordinator TFCA Program Jikalahari (2011 – March 2013)
11. Ketua Telapak BT Riau (2012–2015)
12. Dewan Daerah Walhi Riau (2010-2013)
13. Koordinator Jikalahari (Feb 2007 s/d 2009 dan 2009 s/d March            2011)
14. Koordinator TP2SK (Tim Pendukung Penyelamat Semenanjung            Kampar) (November 2009–2015)
15. Anggota komisi AMDAL Provinsi Riau (June 2010–2011)
16. Anggota Kormonev INPRES 4/2005 (September 2007–2011)
17. Dewan Pengawas Perkumpulan Elang (June 2007–2012)
18. Dewan Pengawas LR-ATTR (Lembaga Riset dan Advokasi                    Tataruang Riau) (2005–2008)
19. Anggota BKPRD (Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah)              Riau (2005–2007)
20. Direktur Perkumpulan Elang (June 2004 – June 2007)
21. Deputi Director ATTR (Aliansi Tataruang Riau) 2003–2005
22. Anggota Dewan Eksekutif Konsorsium Kebakaran Hutan dan              Lahan (1999–2000)
23. Kepala Departemen Lingkungan Hidup FPMMR (Forum Pemuda        Mahasiswa Melayu Riau) from 1998–2000
24. Koordinator Divisi Kerjasama FK3I (Forum Kader Konservasi            Kehutanan) Riau (1998-1999)
25. Ketua Mapala Phylomina (1997-1999)

Categories
Profil Kandidat DN

Asmar Exwar

Asmar atau akrab juga dengan panggilan Slash, lahir dan menghabiskan masa kecilnya di wilayah paling utara Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di sisi barat danau Matano, kota kecil Sorowako. Bersekolah di SDN dan SMP Negeri Nuha kabupaten Luwu. Kemudian melanjutkan pendidikan pada Sekolah Teknik Menengah Atas di Makassar Selulus dari STM, Asmar melanjutkan studi ke Universitas Muslim Indonesia mengambil jurusan Teknik dan Manajemen Industri pada Fakultas Teknologi Industri. Semasa kuliah, Asmar banyak melibatkan diri dalam kegiatan kemahasiswaan. Asmar juga bergabung dalam organisasi Mahasiswa Pecinta Alam dan terus aktif dalam kegiatan kepencita-alaman hingga ia menamatkan pendidikan S1. Disaat beraktifitas di NGO, sempat melanjutkan jenjang pendidikan magister S2 pada Program Studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah, Pasca Sarjana Unhas.

Di penghujung akhir studinya di UMI, Asmar bergabung dalam aliansi mahasiswa dan NGO yang aktif melakukan advokasi perusahaan perusak hutan di wilayah Kabupaten Luwu. Setelah itu Asmar menjadi relawan pada organisasi lingkungan yang cukup besar di Indonesia, yakni Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan. Asmar kemudian aktif terlibat dalam gerakan advokasi pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup khususnya di Sulawesi Selatan.

Informasi Personal
Nama              : Asmar Exwar
Nomor HP     : 08152558825
Email              : [email protected]
Alamat            : Jl. Daeng Hayo, No 4, Manggala, Kota Makassar –                                 Sulsel

Riwayat Pekerjaan
1. Direktur Eksekutif Daerah WALHI Sulawesi Selatan, 2014-2018
2. Dewan Daerah WALHI Sulawesi Selatan, 2009-2013
3. Koordinator Simpul Layanan pemetaan Partisipatif (SLPP) Sulsel,          2011-2013
4. Manager Office Perkumpulan JURnaL Celebes, 2008-2013
5. Presidium Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Wilayah Sulsel,          2008-2014
6. Focal Point JPIK Sulsel 2011-2014

Pendidikan formal
S1 Teknik dan Manajemen Industri, Fakultas Teknologi Industi, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar
S2 Pasca sarjana UNHAS, Program studi Perencanaan dan Pengembangan Wilayah

Organisasi dan komunitas
1. Ketua Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) Pengprov Sulsel,          2008-2018
2. Members of Boyaboya Photo Hunting Club, Makassar
3. Members of Sawit Watch, Bogor
4. Members of Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif, Bogor

Kegiatan berhubungan dengan pekerjaan, antara lain:
1. Kordinator program penguatan organisasi masyarakat sipil dalam          aksi tanggap darurat dan pengurangan risiko bencana di Sulsel,              Jurnal Celebes, 2008-2010
2. Peneliti, Riset media dan akses masyarakat sekitar hutan, CIPG-            JURnaL Celebes, 2011
3. Peneliti, Riset Kebijakan, Mainstreaming mitigasi perubahan iklim          dan pengurangan risiko bencana di Sulsel, Oxfam GB, 2012
4. Koordinator pemantau hutan dan Industri Kehutanan di Sulawesi          Selatan, 2011-2013
5. Fasilitator tetap Sekolah Demokrasi Gowa, LAPAR-KID 2014-2016

Pendidikan informal yang pernah diikuti, antara lain:
1. Training advokasi, WALHI Sulsel
2. Training pengelolaan DAS terpadu (River Basin Management), Both      Ends-Telapak
3. TOT Nasional Pemantau Independen Kehutanan, JPIK,UKAID-          Kehati
4. Training Sphere Nasional, Piagam Kemanusiaan dan Bencana,              Oxfam-MPBI
5. Training Perencanaan Program dan Monev, TIFA
6. Training Audit Organisasi, Penabulu & WALHI
7. Training Riset Aksi, CIPG-Hivos
8. Training Komunikasi Efektif PSDA, WALHI